SVG, powerful tapi kurang populer
SVG atau Scalable Vector Graphics adalah sebuah bahasa yang menjelaskan grafik 2 dimensi dan aplikasi grafik dalam xml format. Karena format dalam xml, tentu saja memiliki kelebihan lain dari yang lain, yaitu dapat menghasilkan graphic on-the-fly, diantaranya seperti membuat chart statistic, GIS (geographical information system, dll), lengkap dengan animasi jika dibutuhkan. Bahkan Arif Firmansyah sudah mencoba mengaplikasikannya untuk aplikasi GIS berbasis Web.
Saya sudah mencoba mengotak-atik SVG dengan mengambil peta indonesia dalam format SVG dari wikipedia. Karena dasarnya format xml yang mudah dimanipulasi, memang cukup mudah menambahkan isi lainnya kedalam peta, misalnya titik-titik kota. Bahkan setelah ngobrol dengan pakar Monitoring System, mas Hoho (Rochman Nugroho), dengan sentuhan AJAX, SVG ini pun dapat kita jadikan alat monitoring berbasis web, untuk menampilkan warning yang berkedip-kedip, mengeluarkan suara alarm dan lain-lain. Hmmm… very cool!
Kurang Populer?
Dengan potensi yang begitu besar, ternyata SVG masih kurang disupport oleh browser. Thanks to Firefox yang sudah menanamkan SVG viewer dalam browsernya. Untuk browser lain, terpaksa harus mendownload SVG Viewer dari Adobe, sekaligus Adobe menyatakan bahwa gak bakalan support ini per 1 Januari 2008.
Disisi lain, dari spesifikasi yang dikeluarkan oleh W3C, ternyata masih belum di support seluruhnya baik oleh SVG native-nya Firefox atau Adobe SVG Viewer. Beruntung, karena kita bisa menyisipkan javascript di format SVG, maka kita masih bisa mengaplikasikan hal-hal yang tidak di support di salah satunya.
Di bawah ini sumber bahan bagi yang ingin belajar lebih jauh mengenai SVG:
- http://www.carto.net/, situs komprehensif untuk SVG
- http://www.w3.org/Graphics/SVG/, standar resmi dari W3C
- http://www.adobe.com/svg/, gambaran kekuatan SVG
September 6th, 2007 at 12:08 pm
svg masih kurang populer mungkin karena vendor2 besar seperti microsoft dan adobe sendiri belum membangun aplikasi visual yang bisa membuat svg lebih aplikatif dan interaktif (misalkan dengan ajax). Tapi yang saya lihat malah microsoft (seperti) mencuri ide svg ini untuk mendukung proyek dotnetnya dan munculah silverlight. Disamping itu adobe setelah memiliki macromedia, mungkin masih hati-hati karena flash masih dianggap propek bisnis yang masih bagus.
September 6th, 2007 at 2:12 pm
http://www.svgopen.org/2005/papers/SVGandXAML/index.html
December 11th, 2007 at 7:56 pm
Saya install adobe svg viewer 3.03.
Firefox 2.0.0.11 saya kok gak bisa menampilkan svgz ya? Tapi kalo pake IE 7, bisa.
December 11th, 2007 at 8:10 pm
@Rully
Firefox sudah support baca SVG (tertanam). Sayangnya bisa dibilag masih kurang dibanding Adobe Viewer. Seharusnya tampil walaupun tidak install Adove Viewer.
Coba tanya ke Mas Arif Firmansyah deh.