Payoneer - alternatif menerima pembayaran dari luar negeri
Hari Jumat, saya menerima surat yang berisi kartu debit mastercard Payoneer. Memang benar-benar telat kalau dihitung dari sejak saya registrasi per tanggal 30 September 2007. Kepotong lebaran barangkali. Karena ternyata mengirimkan melalui Pos (janjinya lewat DHL). Kartu ini merupakan salah satu alternatif menerima pembayaran dari luar negeri.
Sebenarnya cukup banyak penyedia kartu debit mastercard yang berlaku internasional. Namun karena saya dapat linknya dari getafreelancer.com, jadi saya signup ke payoneer yang menjadi rekanannya.
Dicoba ke Paypal
Salah satu tujuan saya mengambil kartu ini sebenarnya pengen Verified sama Paypal, karena saya sangat menghindari kartu kredit. Karena Paypal membutuhkan sedikit saldo untuk verifikasi, maka saya meminta salah-satu client membayar via payoneer, dan ternyata client tidak keberatan dan membayar langsung. Setelah 2 hari (kurang sih) agar pembayaran masuk kedalam saldo, setelah itu baru mencoba untuk memverifikasi dan berhasil! I am Verified Paypal Member!. Sayang setelah mencoba withdraw, daftar kartu mastercard tidak ada dalam list withdraw. Saya disuruh memasukkan kartu VISA. Ternyata masalah yang sama, juga dialami oleh negara-negara tetangga kita seperti Malaysia dan Philipina.
Karena masalah ini, maka saya berusaha mencari Prepaid/Debit VISA yang berlaku International. Dan seperti sudah ditebak, enggak nemu. Semua penyedia kartu VISA hanya untuk warga negara Amerika. Jadi geregetan, kapan Paypal ngeluarin kartu debitnya. Padahal promonya sudah ada disini.
Jadi kesimpulan untuk Payal: bisa Verfied, tapi gak bisa narik uangnya pake kartu ini.
Mencoba mencairkan via ATM
Tahap berikutnya, ya tentunya ngambil uang dari ATM yang berlogo Mastercard. Saya mencoba di ATM BCA dan berhasil ditarik tunai. Tadinya mau ditransfer ke rekening BCA saya, ternyata kartunya tidak support untuk transfer ke rekening. So far no problem, cuma sedikit berhitung dengan currency dan lain-lain.
Kena biaya gak sih?
- Waktu daftar online, kita tidak dikenakan biaya di muka. Jadi signup… dan kartu langsung dikirim ke alamat.
- Biaya kartu ini $19.50 (untuk Internasional), dipotong langsung setelah kartu terisi.
- Dari setiap transaksi, Payoneer akan memotong untuk biaya loading (pengisian). Jumlahnya tergantung dari nilai besaran pembayaran/loading. Menurut Payoneer sih lebih murah dari Western Union. Tapi kalau buat saya, bukan itu, tapi lebih karena pembayaran Western Union dari Amerika ke Indonesia mengharuskan orang yang akan transfer ke kita untuk mendatangi langsung Agen WU. Orang Amerika ternyata kurang suka melakukan hal yang tidak praktis kayak gini (bahkan komplain: sempet udah datang, ternyata antriannya panjang banget … hehehe)
- Dari setiap penarikan ATM ternyata dikenakan charge $3. Untuk penarikan ke 5 (dalam bulan yang sama) dikenakan charge $1. Noraknya, ATM juga gak mau ditarik banyak-banyak dari kartu Mastercard. Yang saya coba Rp. 1.000.000,- berhasil ditarik.
- Ada iuran bulanan sebesar $3.
Kesimpulan kalau ditotal, ya mungkin sama dengan Western Union (jadi males ngitungnya). Kelebihannya, client di US gak usah antri WU, cukup bermodal rekening bank atau kartu kredit, mereka bisa bayar kita.

July 14th, 2008 at 5:26 pm
wah udah dapet duluan :((
lagi nunggu nih lama banget nyampenya …
weleh biders GAF juga ya (*hehehe)