Nginx dan upload file besar

Nginx digunakan dengan alasan performance. Namun menggunakan server web yang satu ini juga menyisakan beberapa masalah ‘penyesuaian’ bagi para developer web. Salah satu masalah yang dihadapi adalah masalah chunking upload file yang sedang dihadapi saya saat ini.

Saat ini saya memerlukan upload file dengan besaran di atas 100MB. Menaikan limit nginx.conf menjadi katakan 100MB atau lebih 1GB, tentunya bukan trik yang bagus. File sebaiknya di kirim sepotong-potong (chunking) ke server.

Tadinya saya berkutat dengan ajax file upload, dan selalu terjadi pemutusan di batasan max file upload server. Ajax file upload bekerja dengan baik, yaitu dengan mengirimkan potongan demi potongan file. Sayang ternyata server, masih belum support untuk menerima potongan ini.

Ada catatan Martin Fjordvald membahas masalah ini “File Uploading With PHP & Nginx“, namun tidak serta merta membereskan masalah yang saya hadapi saat ini. Server saya saat ini menggunakan Centos EPEL repo yang dibuat oleh ISPConfig. Setelah saya cek module nginx-upload-module dan nginx-upload-progress-module tidak terinstall secara default. Intinya, saya harus meng-compile sendiri nginx sekarang ini agar bisa bekerja.

Masih belum dieksekusi. Masih terus googling, apa resikonya jika diupdate tidak melalui EPEL repository … atau yum update. Sementara di EPEL, masih nginx-1.0.15, sedang yang support module di atas adalah nginx-1.3.10. ISPConfig juga belum ada catatan mengenai ini. Well, ini juga dikarenakan saya menggunakan Centos 6 juga, sementara nginx-1.3.10 masih belum stable release dan hanya ada untuk Centos 5. **Doh**

Leave a Reply