Bencana terakhir yang menimpa Indonesia adalah gempa dan tsunami di Pantai Selatan Jawa. Seperti biasa, saya coba membaca analisa dari geolog Rovicky yang sekarang menggunakan wordpress.com.
Dibawah ini simulasi tsunami Jawa Barat, yang didapat geolog kita dari Dr Hamzah (ITB).

Meskipun skalanya mungkin lebih kecil dalam kerusakan dibanding gempa jogja dan tsunami aceh, rentetan gempa yang terjadi cukup sering seperti yang dicatat oleh http://geofon.gfz-potsdam.de/db/eqinfo.php. Apakah ini masih bisa menyebabkan tsunami susulan? Masih nunggu penjelasan, walapun frekwensi catatan gempanya berkurang. Mudah-mudahan tidak terjadi.
By the way, ada tulisan tentang Hoax SMS per 6 Juni di detikinet Gempa & Tsunami 7 Juni Hanya Kabar Bohong!. Berita tentang hoaxnya sih terbukti benar, tetapi pernyataan Dr Dwikorita Karnawati, ahli geologi UGM, sebagai berikut:
Tolong disebar luaskan, bahwa info tersebut tidak benar. Saya sudah cek, CNN TIDAK menyebarkan berita tersebut. Dari perhitungan geostatistik, gempa sejenis atau lebih kuat diperkirakan dapat terjadi sekitar 100 tahun lagi.
Kalau hanya masalah lempeng Australia menumbuk lempeng Asia di selatan Jawa itu sudah terjadi sejak belum ada manusia dan sekarang masih berlangsung dengan kecepatan 5-7 cm per tahun. Tapi kita engga merasa kan?
Bencana tidak bisa diprediksi kan? Bahkan untuk ukuran 100 tahun. Baru sebulan lebih ternyata gempanya hampir serupa.

June 8th, 2009 at 5:36 pm
kl menurut q.bencana tersebut mengingatkan dan menegur qt smua manusia yang mulai lupa akan kwajiban dan nikmat yang diberikan dari Tuhan nya…
April 22nd, 2009 at 8:23 am
tuhan memberikan kita bencana agar kita selalu ingat akan kebesarannya , dan agar kita tidak lupa akan nikmat yang telah di berikanNya kepada kita
December 29th, 2008 at 1:41 pm
yah… semoga aja semua masuk surga ,amal ibadahnya diterima disisi tuhan,amin……….!!!~
November 14th, 2008 at 1:00 pm
daerah pantai selatan jawa merupakan daerah yang dekat dengan batas lempeng Australia dan lempeng Asia. jadi jika terjadi pergeseran lempeng baik itu lempeng benua ataupun lempeng samudra yang mendekat, menjauh ataupun berpapasan, dengan kekuatan tenaga endogen yang besar, dampaknya ke permukaan bumi kita berupa getaran yang disebut gempa. tapi tidak setiap hari karena lempeng2 tektonik bergeser perlahan namun pasti. itu sudah resiko penduduk yang tinggal di sekitar oantai selatan jawa. karena tatanan lempengnya memang seperti itu.
January 15th, 2008 at 9:51 am
i’m sory to hear that.. semua balik lagi pada amal ibadah sesorang. banyak-banyak berdoa ajah deh