Frans Thamura di ban dari milis linux-aktivis@linux.or.id

Kemarin aku dikirimin link Weblog ini sama Frans Thamura (FT).

Agak bingung … gak ngerti … hehehe. Maklum bukan bagian aktifis komunitas linux. (Kasihan amat gua ya? … tapi bukan berarti anti linux nih hehehe) .

TENTANG FT

Karena pernah bekerja dalam satu atap, secara pribadi, saya sangat tahu sifat FT : muda, konsisten, penuh semangat dan meledak-ledak seperti gunung berapi yang lagi aktif. Energinya seperti gak habis-habis.

Cuma memang harus diakui, gaya bicara FT memang begitu. Latar belakang masa kecil di Sukabumi rupanya membuat bahasanya sedemikian ’sangar’. Biasanya saya ngobrol sama dia pake bahasa Sunda kasar. Jadi sudah tidak aneh kalau mendengar ‘goblog maneh mah’ atau ‘belegug’. Dan di kuping saya juga, bahasa kasar ini bukan barang aneh dan sesuatu yang menyakitkan. Termasuk cela mencela. Tapi percaya saja, tidak akan ada dendam pribadi, walaupun kita sudah ‘berperang’.

TENTANG SAYA

Di sisi lain, saya pengguna ColdFusion. Mungkin juga bisa dikategorikan sebagai pengguna ‘High Level Language’. Mungkin karena pengalaman kerja di perusahaan non IT, dimana tuntutannya menyelesaikan aplikasi secepatnya lebih penting/utama dibanding harus bikin komponen dari scratch. Jadi kalau lihat di resume cuma ada keahlian XBase application (dBase, CLipper Foxpro). Pakai C (atau low level) hanya dilakukan untuk aplikasi yang membutuhkan real-time processing saja, tidak pernah lebih. Kemudian terakhir bertahan di web application dengan menggunakan ColdFusion, setelah melewati juga masa ASP-nya IIS. Saya enggak pernah menyentuh bagian core Operating System manapun. Kadang saya menggunakan modul-modul seperti phpBB. Jadi hanya sebatas user. In fact, pengetahuan linux saya sama dengan pengetahuan saya akan command line-nya DOS… hehehe.

Waktu satu atap, memang ada ‘bentrok’, tapi tidak parah juga. Karena saya bersikukuh menggunakan si ColdFusion. Alasannya? Karena dengan kekuatan kecil ini, kita tidak mungkin mengerjakan proyek-proyek jangka pendek dengan menggunakan java. Prioritasnya hanyalah menyelesaikan proyek secepat mungkin, karena proyek web mempunyai budget yang terbatas dan waktu yang sangat mepet. Jadi terlalu beresiko, jika kita ‘main-main’ dengan java. Kita harus pake ‘High Level’ aja, yang penting proyek cepet kelar.

Terakhir dia ngerti juga kok. Tapi dia tetap konsisten dengan java. Modul Cimande nya terus dikembangkan sampai sekarang. Di bagian awal, dibantu salah satu programmer java, yang sekarang kuliah di Singapura (pa kabar nih Verdi?). Kemudian FT bikin atap sendiri www.intercitra.com" dan terus mengembangkan modul modul javanya.

APA HUBUNGANNYA SAMA DI ‘BAN’ NYA FRANS?

Semua yang pernah bekerja sama Frans, pasti akan keteteran dengan keinginannya dia. Semua orang dalam tim bakalan ‘under-pressure’ dari awal sampe akhir. Dia juga akan men-’cereweti’ orang yang kerja masih belum kelar atau tidak sesuai jadwal. Cuma waktu satu atap, entah kebetulan atau tidak, semuanya kok pada tahan ….. hahahaha. Padahal, kata-katanya selalu lengkap sesuai dengan ciri khas FT.

Terus, setelah mendengar Frans di ban. Saya cuma senyum aja. Enggak pengen chat sama dia nanyain duduk persoalannya. Enggak pengen telpon juga. Saya hanya baca blognya dia dan lihat archive. Threadnya memang banyak. Tapi emang dari dulu begitu! Enggak percaya? Coba search di www.google.com, masukin "frans thamura" lengkap dengan tanda kutip. Keyword ini kayaknya sepopuler ‘xxx’ dan lain-lainnya … hahahaha. Maksudnya cuma ngasih tahu, FT ini emang aktif banget, kalau enggak mau di bilang ‘hyper-aktif’.

Soal ada yang tersinggung, kemungkinan besar memang banyak. Apalagi yang statusnya ‘merasa senior’, bukan senior beneran. Karena dalam berpendapat, FT tidak akan pandang bulu siapa lawan bicaranya, sama aja kerasnya. Kadang kadang emang terdengar sok jago. Tapi dia akan bicara apa yang dia tahu. Dia enggak akan bicara kalau cuma ‘katanya’.

Tapi, berdasarkan dugaan. Kemungkinan besar, memang kata-katanya yang ala ‘Sukabumi’ kadang keluar.

SARAN BUAT FT

Dude … kamu harus menahan diri. Karena forum kan pake ngetik. Jadi bisa dibaca dan di edit dulu, sebelum di post. Enggak seperti debat langsung hehehe. Ini komunitas, bayak orang santun. Jangan sampai menyinggung deh. Jangan samakan kalau lagi debat sama aku.

Terakhir …. Tetap jadi diri sendiri!


12 Responses to “Frans Thamura di ban dari milis linux-aktivis@linux.or.id”

Pages: [2] 1 » Show All

  • 12
    wong

    frans thamura … ??? gak kenal tuch … EGP.

    Cuman lucu aja baca komennya.
    bilang ft kasar,dll … tp yg komen ternyata sama2 kasar juga, hua ha ha ha …

    ooooIIIIIIII…..
    sesama bus dilarang saling mendahului,
    sesama manusia dilarang saling mencaci.

  • 11
    tyas

    salut dech buat frans….
    maju truz…

Pages: [2] 1 » Show All

Leave a Reply