WordPress

WordPress 2.5

WordPress 2.5WordPress akan mengeluarkan versi terbaru yang katanya lebih nyaman digunakan, lebih cepat. Beberapa blog sudah banyak mem-posting fitur-fitur dari versi terbaru ini. Karena kurang afdol kalau tidak mencoba sendiri, saya install WordPress 2.5RC1 di komputer lokal saya. Dan memang versi terbaru ini lebih nyaman digunakan

Layout dan Tampilan back-end

Secara umum, saya cukup menyukai design dan layout backend ini, walaupun sebenarnya saya sangat familiar dengan tapilan WordPress sebelumnya. AJAX semakin banyak digunakan, seperti untuk entry file media (image, flash dll). Warna default yang baru kurang saya sukai. Lebih terang di mata saya. Namun terdapat pilihan untuk mengubah warna ini, walaupun cuma 2: Classic dan Fresh.

Lebar layar ternyata tidak dibuat penuh (100%) untuk bagian isi. Lebih dirancang untuk resolusi lebar 1024 pixel, walaupun masih enak juga digunakan untuk resolusi lebar 800 pixel. Secara keseluruhan saya menyukai layout dan tampilan WordPress baru ini.

Navigasi

Ada perubahan mendasar dalam navigasi. Bagian yang paling sering digunakan digeser di kiri atas, sementara tombol yang jarang digunakan digeser ke sisi kanan atas. Huruf pada menu yang sering digunakan menggunakan font lebih besar dibanding yang jarang digunakan. Lovely

Write

Ini bagian yang paling saya sukai. Terutama bagian editor yang lebih nyaman digunakan. Sebagian besar sidebar (yang jarang dgunakan) di geser ke bawah. Fitur AJAXnya membuat editor ini semakin nyaman. Entry tags jadi semakin nyaman karena persis dibawah editor. Untuk memilih category ada berada persis di bawah tags dengan tombol kecil “most used”, yang mungkin berguna jika anda mempuya seabrek category. Pada saat saya install All-in-One SEO Pack, entry plugin yang ini agak sedikit kebawah (mungkin gak ya nantinya bisa di geser-geser ke atas?).

Satu kebingungan saya adalah tidak menemukan page/post-slug yang mudah ditemukan di versi sebelumnya.

Comment moderation

Rupanya moderasi comment emang jadi bagian yang paling menjengkelkan di blog kita. Versi baru membuat tombol ajax untuk approval, sehingga tidak perlu merefresh seluruh layar hanya untuk menolak/menerima comment.

Fitur yang saya sukai

Jadi kalau saya ringkas, fitur yang saya sukai dari sedikit icip-icip WordPress 2.5 ini adalah:

  • Usability yang lebih nyaman secara keseluruhan, dengan pemanfaatan AJAX yang semakin banyak
  • Image resizing ditambah dengan Media Library. Fitur ini tidak dijumpai di versi sebelumnya. Kita bisa mengatur ukuran image yang diupload, dengan demikian besar image akan lebih terkendali.
  • Editor baru yang bener-bener nyaman dipakai

Walaupun banyak kelebihan dari versi terbaru, saya masih mencoba menahan diri untuk menunggu release version. Karena blog saya terlalu banyak menggunakan plugin, yang dikhawatirkan tidak support WP terbaru ini.

UPDATE:

WordPress 2.5 sudah direlease, sedikit lebih cepat dari dugaan saya.

WordPress

WordPress sebagai CMS untuk Company Profile

Wah … kalau lihat judul, kelihatannya kok sudah salah. Karena WordPress sendiri adalah salah satu open source CMS. Tapi memang ada ada salah persepsi di kalangan pengembang web (tidak semuanya lho ….), bahwa CMS (atau Content Management System) adalah sistem yang dirancang secara khusus untuk manajemen isi situs. Sekarang pertanyaan yang mungkin lebih tepat, kita persempit dan pertegas sedikit menjadi: “Bisakah wordpress digunakan untuk CMS sebuah situs company profile?”

Situs Perusahaan atau Company Profile

Situs Perusahaan (kecil/menengah) kebanyakan hanya mengandung informasi mengenai produk/jasa, latar belakang organisasi, alamat/kontak, berita dan press release. Titik berat dari situs Company Profile biasanya lebih untuk memberikan image atau citra perusahaan di dunia maya. Dengan demikian isi dan desain web dirancang sedemikian rupa sehingga dapat mewakili citra perusahaan yang ingin disampaikan.

Dengan kebutuhan isi/content seperti yang disebutkan ini, kita akan lihat apakah bisa WordPress dijadikan solusi.

WordPress untuk memenuhi kebutuhan situs Perusahaan

WordPress pada dasarnya dirancang untuk keperluan blog. Hampir seluruh theme gratis yang tersedia, designnya memang ditujukan untuk keperluan blogging. Dengan theme yang seperti ini, pasti sulit diterima untuk menjadi sebuah situs company profile. Dengan demikian perlu dibuatkan theme khusus agar mewakili citra perusahaan seperti yang disebutkan di atas.

Pada dasarnya komponen WordPress sudah memenuhi keperluan sebagai CMS:

  • Page
    halaman statis atau halaman yang jarang beruabah, tapi tetap harus bisa diedit dengan mudah oleh user. Untuk situs perusahaan, mungkin harus banyak dilakukan custom design untuk halaman-halamannya.
  • Post
    Halaman dinamis, yang selalu ditambahkan dari waktu ke waktu. Cocok digunakan untuk News dan Press Release situs Perusahaan
  • Blogroll
    Daftar link, bisa digunakan untuk halaman statis (page) yang berisi link ke situs situs partner. Namun tidak digunakan pada sidebar
  • Comments dan Trackback
    Nah kalau yang ini kebanyakan harus dimatikan. Perusahaan tidak ingin menerima isi negatif secara terbuka di situsnya kan? Kalau mau kritik biasanya user disuruh mengisi formulir kontak.
  • Form Kontak
    Tidak tepat dikatakan sebagai komponen WordPress, namun kebanyakan situs blog pasti familiar dengan plugin kontak ini. Plugin ini bisa dimanfaatkan sebagai formulir untuk menghubungi.

Jadi kesimpulannya WordPress bisa digunakan untuk CMS Situs Perusahaan atau Company Profile.

Keuntungan menggunakan WordPress

  • WordPress memiliki struktur halaman yang sangat bagus. Biasanya pengembang theme mengambil struktur dasar theme (Kubrik) yang biasanya dikenali dengan baik oleh search engine
  • WordPress didukung oleh plugin-plugin yang sangat baik untuk keperluan: SEO, Google Analytics, Formulir Kontak. Jadi enggak perlu repot membuat isian khusus untuk menangani masalah ini
  • Biaya yang relatif lebih murah. Anda hanya dikenakan biaya design dan konversi design graphis ke WordPress template. Tidak ada biaya untuk pembuatan CMS (atau sering disebut back-end), karena menggunakan WordPress.
  • Dari point sebelumnya, anda bersama developer webnya, akan lebih memfokuskan diri pada isi dari situs ini. Ini keuntungan besar buat anda sebagai pemilik, karena web developer anda akan lebih fokus tanpa terlalu dibebani masalah pembuatan CMS khusus atau back-end di atas.

Kekurangan menggunakan WordPress

  • Situs semacam ini seringkali membutuhkan pengembangan “on-the-fly” (waduh istilah apa ini?). Kebanyakan halaman statis (atau page) membutuhkan custom yang spesifik, yang hanya bisa dilakukan dengan memasukan terlebih dahulu isi halaman tersebut
  • Sepertinya tidak ada masalah lain, kecuali masalah di point pertama yang agak sedikit menambah beban biaya bagi perusahaan anda :)

Catatan buat developer WordPress theme:
Jadi, buat anda, para pengembang WordPress theme (seperti saya), anda juga dapat menawarkan solusi ini bagi calon klien yang memiliki budget terbatas. Dari yang saya sudah kerjakan, banyak perusahaan kecil/menengah di USA sana yang tidak sungkan-sungkan WordPress sebagai CMS mereka.

Themes

InBiz WordPress theme

InBiz themeInbiz theme is a wide fixed-layout wordpress theme. ‘InBiz’ is not related with ‘look and feel’ of design anyway, but more came from my wish to rising my biz.

Using an image on top right, hoping that the overall look not look too rigid, due to lots of page component inside it. I still finding the perfect font for this theme. So I am not released it yet to public. Finally released.

Screenshot

InBiz theme

Feature

  • Wider layout, to fit 1024 pixel screen. Seems everybody is moving to this size :)
  • 5 widgetized areas: sidebar-top, sidebar-mid-left, sidebar-mid-right, sidebar-bottom and footer (still not enough?!)
  • jQuery Tabs for recent posts, recent comments and most viewed
  • Tab menu for page link

Requirements

  • WP-PostViews plugin is required to make “Most-Viewed” tab working

Demo

You can see the demo here

Download

Consider a donation.

 

 

Not yet released for public

Fixing broken tabs on WordPress 2.5

If you have modified Inbiz, prior to WordPress 2.5, you can fix the broken tabs

  • find in functions.php in template
    wp_enqueue_script('thickbox', '/wp-content/themes/inBiz/js/ui.tabs.pack.js', array('jquery'), '3');
  • replace with
    wp_enqueue_script('ui.tabs', '/wp-content/themes/inBiz/js/ui.tabs.pack.js', array('jquery'), '3');

History

  • Fixing broken tabs on WordPress 2.5
  • 19 February 2008, fixing tab-misplaced recent comments
  • 16 February 2008, for any reasons there’s an error undefined “the_title_attribute()”. You can correcting it by editing that to “the_title()” or please download the latest one
  • 13 February 2008, released to public
  • 6 October 2007, version 1.0 beta
Themes, WordPress

Terdaftar di “Sandbox Designs Competition”

Akhirnya foto kuku-jempol (thumbnail) saya (narsis- mode:On) terpampang di halaman peserta Sandbox Designs Competition. Hari ini ada 31 peserta yang terpampang di halaman tersebut, namun mungkin pesertanya lebih dari itu dan WordPress theme yang disubmit tentu saja lebih banyak lagi. Total theme ada 46 design. Ada peserta lain dari Indonesia yang sudah submit sejak “jauh hari” sebelum penutupan … yaJauhari.

Sama seperti waktu ArenaWP, saya tidak lebih dari penggembira saja dari lomba ini. Karena pada dasarnya saya memang baru jadi web designer, yang sedang senang mengotak-atik hand-coded CSS/XHMTL. Kebanyakan pengalaman saya sebagai tukang bikin script atau ‘tukang nyekrip’.

Saya sempat menyampaikan tentang kompetisi ini ke Didats, peserta yang dulu sempat barengan ikutan kompetisi di ArenaWP. Namun rupanya kesibukan dengan Projek30-nya membuatnya tidak sempat ikutan kompetisi lagi. Atau kebanyakan proyek sampingan ya Dats?

Jauhari sendiri adalah seorang sangat rajin membuat theme untuk WordPress dan Blog. Mungkin karena belajar dari Isnaini yang juga populer sebagai penyedia theme gratis. Tapi kalau boleh saya bilang, Jauhari sangat produktif membuat theme WordPress. Silahkan kunjungi Jauhari Free Theme untuk mengunduh file tersebut.

Keunikan Sandbox

Sandbox adalah framework dasar WordPress theme. Dengan menggunakan ini, anda tidak usah lagi mengotak-atik HTML (untuk kompetisi ini malah tidak boleh di otak atik), tapi justru mengotak-atik CSSnya. Ini dia yang membuat repot. Karena biasanya, saya mengambil dari hasil desain grafis, kemudian baru mendefinisikan dalam CSS/XHTML.

Walhasil, dari rencana saya membuat nuansa hijau segar, ujung-ujungnya malah jadi coklat. Entah bagaimana dalam proses bisa berubah. Mungkin karena proses pengerjaan diburu-buru (dalam 2 hari) yang membuat design jadi amburadul hehehe.

Untuk melihat preview dari thumbnail hasil design saya, silahkan lihat di SandBox-Prima. Kok bisa jauh ya …. dari hijau ke coklat?

Themes, WordPress

TypoXP 2.0

TypoXP 2.0TypoXP 2.0 is the next version of my previous popular wordpress themeTypoXP.

The key feature of this release is Widgetized. With this theme, even a new user of WordPress will get nice experience using TypoXP theme.

TypoXP has some modifications, like: TypoXP ReloadedTypoXP Kirk Walsh,TypoXP Revisited. There’s also some several translation version to many languages.

I hope this latest release not redundant with current modifcations version. In fact, it might be easier for them to extend. I still keep simplified the CSS/Layout, so it should be easier to extend or modify it.

Requirements

To get the advantage of this theme, you have to install WordPress Widgets plugin. For WordPress 2.x+, this plugin is already embedded.

Screenshots

TypoXP 2.0

Demo

Check out the demo here»

Download/Release

Download

  • 1st Oct 2007 (v.2.0.2).
    Minor correction on CSS, supporting WordPress 2.3. Please check FAQ below if you have modify previous TypoXP 2.0, to see the changes.
  • 18th May 2007 (v.2.0.1).
    Correcting bug on widget after upgraded to WordPress 2.2
  • 21th April 2007. First released of v.2.0

 

 

 

Localization/Internationalization

Henrik Schack has done a great work doing the Localization TypoXP using Danish translation.

Please get yours here TypoXP 2.0 Localization (include Danish sample translation “da_DK.mo”).

Plugin Supported

TypoXP 2.0 are prepared to display/working properly with this plugins.

Btw, if you’ve found a plugin which considered to be important and affect the theme, please let me know.

Recomended Plugin

This plugins are not directly affected the theme. But I strongly recommend to install to get your blog are more friendly to SEO, etc.

Finally

With all supported plugins above, your blog would be complete enough as a good blog.
Still not enough? Let me hear from you.

FAQ

There’s some ID changes on WordPress 2.3. So please add this to style.css

#sidebar ul li#categories-1 h2,#sidebar ul li#categories-2 h2,
#sidebar ul li#categories-3 h2,#sidebar ul li#categories-4 h2,
#sidebar ul li#categories-5 h2,#sidebar ul li#categories-6 h2 {background: transparent url(img/folder.png) no-repeat top left;}
#sidebar ul li#tag_cloud {background: transparent url(img/tags.png) no-repeat top left; padding-left: 20px; }
#sidebar ul li#tag_cloud h2 {padding-left:0;}
#sidebar ul li#tag_cloud a {line-height:1.2em;}

Plugin, WordPress

Most Viewed Widget plugin

I just create Most Viewed Widget plugin to display most viewed post/page of your Widgetized WordPress blog. This plugin require WP-PostViews plugin be installed.

Update: The latest Post-Views already has internal/native widget for this. Use this one instead!

 

Download

Dowload the latest version here

Release

  • Release 1.0, first release

Installation

  • This plugin requires you to use the WP-PostViews Plugin and the Widgets Plugin.
  • Copy the file mostviewed.php to the WordPress plugins directory on your server, (%WORDPRESS PATH%/wp-contents/plugins/).
  • You will then need to activate the plugin from the WordPress administration plugins page.
  • Activate the Widget in the Widget configuration screen.

Notes

Themes, WordPress

Simply-Vic wordpress theme

Simply-Vic is a Simply Clean, 2 Column, fixed, with a little touch of Victorian Style.

 

Screenshot

Features

Demo

See the demo here Simply Vic Demo site

Download

Release Notes