Sharing Session over subdomains in WordPress

Sometime we need to share login session into our subdomains. The user/member will not have to login again in the subdomains.

PHP in general,  we usually use
ini_set('session.cookie_domain', '.domain.tld');
if ( empty(session_id()) ) session_start();

Prefixed with ‘.’ in front of domain, on session.cookie_domain setting.

If familiar with CodeIgniter, just set in the config as
$config['cookie_domain'] = ".domain.tld";
How about in WordPress? It’s also simple, set in your wp-config.php
define('COOKIE_DOMAIN', '.domain.tld');
This session only can be shared into a single WordPress installation. Which mean, if you have other subdomains with another WordPress installation, this configuration might not work, since WordPress has another session for other installation. You have to work around to send your login session into another.

I am not testing yet to share session in the same domain but has different installation. For eg: main site is domain.tld has installation itself and the other, blog.domain.tld also has WordPress installation itself. But will try in another time. If you have experienced with this, please share.

WordPress 3.0 release

Telat dua hari memang, WordPress 3.0 sudah di release tanggal 17 Juni 2010. WordPress yang mempunya code-name “Thelonius” ini dijanjikan mempunyai antarmuka yang lebih ‘ringan’ dibanding pendahulunya. Apa kelebihan lainnya?

Versi WordPress yang satu ini didedikasikan (seperti biasa menggunakan nama pemain Jazz) untuk Thelonius Monk, pianis jazz dan komponis Amerika.  Hal terbaru yang ada di versi yang satu ini

Default Theme

Ya, si Kubrick yang telah bercokol terlalu lama sebagai default theme installan WordPress, kali ini digantikan 2010.  Ini secara khusus dipilih karena tema ini memanfaatkan  sebagian besar fitur baru dalam 3,0 termasuk: menu kustom, latar belakang, dan header.

Unified Updates

Penyeragaman update ini sebenarnya fitur utama dari WordPress 3.0.  Sebelumnya sudah dirasakan kemudahan update dengan ‘one-click button’. kali ini WordPress 3.0, dibuat agar lebih memudahkan update, diantaranya dapat serentak mengupdate beberapa plugin. Update adalah hal terpenting agar komponen yang bekerja pada blog kita selalu mutakhir, tentu saja dengan effort sekecil mungkin.

Custom Menu

Hal yang memang sangat  baru buat WordPress. Ini akan memudahkan anda dalam mengatur menu. Sehinggak jika anda memiliki ‘topik panas’ yang ingin ditempatkan pada menu anda, hal ini akan dilakukan dengan mudah.

Kelebihan lain?

Tentu saja masih banyak hal perbaikan di WordPress 3.0 ini, terutama ‘jeroan’-nya seperti API, custom post-type dll. WordPress dalam mengeluarkan angka release termasuk pelit,  dan oleh karena itu maka baru muncul versi 3.0. Angka 3 di depan ini tentunya merupakan langkah besar telah dilakukan didalamnya dibanding versi sebelumnya. Yuk upgrade ah …

Gee Photoblog Theme

I always wanted have my own photoblog. In my busy time, I concept a simple theme design for it. In other side, I have good domainphotography.web.id. Dark background, 2 or 3 column, with sidebar in the right. WordPress 2.5 has able to manage media file more diligently. I just need to find how I can get the attachment and all image now is manageable in the front.

With the touch of jQuery and jQuery Gallerific plugin, I have created this nice Gee Photoblog Theme (at least for me).

There’s 2 type posting: article and photo album. Since also I need an event notes for my self, I also addEvent Calendar plugin for it. Well, seem now all perfect fits with my needs.

If you need too look this theme is work, please visit my photoblog http://photography.web.id

Important Note:

I am not planning to share this theme. Sorry guys …

Kompresi gzip WordPress 2.5

Mulai versi 2.5, WordPress tidak mendukung kompresi gzip dalam opsi ‘Reading’-nya. Padahal gzip ini berpengaruh besar dalam melangsingkan ukuran halaman html dari blog kita. Namun jangan khawatir,karena kita tetap mengecilkan halaman blog dengan cara dibawah ini

  • Edit file (atau buat jika tidak ada) file “.htaccess‘. Tambahkan baris berikutphp_value output_handler "ob_gzhandler"
  • buat file “php.ini” (atau edit jika sudah ada), tambahkanoutput_handler="ob_gzhandler"

Ingat pilih salah satu cara saja. Jadi kalau .htaccess tidak jalan, coba cara yang satunya.

Update:

Untuk menguji apakah situs anda sudah terkompresi atau belum, anda bisa menggunakan tools yang ada di www.pipeboost.com

WordPress 2.5

WordPress 2.5WordPress akan mengeluarkan versi terbaru yang katanya lebih nyaman digunakan, lebih cepat. Beberapa blog sudah banyak mem-posting fitur-fitur dari versi terbaru ini. Karena kurang afdol kalau tidak mencoba sendiri, saya install WordPress 2.5RC1 di komputer lokal saya. Dan memang versi terbaru ini lebih nyaman digunakan

Layout dan Tampilan back-end

Secara umum, saya cukup menyukai design dan layout backend ini, walaupun sebenarnya saya sangat familiar dengan tapilan WordPress sebelumnya. AJAX semakin banyak digunakan, seperti untuk entry file media (image, flash dll). Warna default yang baru kurang saya sukai. Lebih terang di mata saya. Namun terdapat pilihan untuk mengubah warna ini, walaupun cuma 2: Classic dan Fresh.

Lebar layar ternyata tidak dibuat penuh (100%) untuk bagian isi. Lebih dirancang untuk resolusi lebar 1024 pixel, walaupun masih enak juga digunakan untuk resolusi lebar 800 pixel. Secara keseluruhan saya menyukai layout dan tampilan WordPress baru ini.

Navigasi

Ada perubahan mendasar dalam navigasi. Bagian yang paling sering digunakan digeser di kiri atas, sementara tombol yang jarang digunakan digeser ke sisi kanan atas. Huruf pada menu yang sering digunakan menggunakan font lebih besar dibanding yang jarang digunakan. Lovely

Write

Ini bagian yang paling saya sukai. Terutama bagian editor yang lebih nyaman digunakan. Sebagian besar sidebar (yang jarang dgunakan) di geser ke bawah. Fitur AJAXnya membuat editor ini semakin nyaman. Entry tags jadi semakin nyaman karena persis dibawah editor. Untuk memilih category ada berada persis di bawah tags dengan tombol kecil “most used”, yang mungkin berguna jika anda mempuya seabrek category. Pada saat saya install All-in-One SEO Pack, entry plugin yang ini agak sedikit kebawah (mungkin gak ya nantinya bisa di geser-geser ke atas?).

Satu kebingungan saya adalah tidak menemukan page/post-slug yang mudah ditemukan di versi sebelumnya.

Comment moderation

Rupanya moderasi comment emang jadi bagian yang paling menjengkelkan di blog kita. Versi baru membuat tombol ajax untuk approval, sehingga tidak perlu merefresh seluruh layar hanya untuk menolak/menerima comment.

Fitur yang saya sukai

Jadi kalau saya ringkas, fitur yang saya sukai dari sedikit icip-icip WordPress 2.5 ini adalah:

  • Usability yang lebih nyaman secara keseluruhan, dengan pemanfaatan AJAX yang semakin banyak
  • Image resizing ditambah dengan Media Library. Fitur ini tidak dijumpai di versi sebelumnya. Kita bisa mengatur ukuran image yang diupload, dengan demikian besar image akan lebih terkendali.
  • Editor baru yang bener-bener nyaman dipakai

Walaupun banyak kelebihan dari versi terbaru, saya masih mencoba menahan diri untuk menunggu release version. Karena blog saya terlalu banyak menggunakan plugin, yang dikhawatirkan tidak support WP terbaru ini.

UPDATE:

WordPress 2.5 sudah direlease, sedikit lebih cepat dari dugaan saya.

WordPress sebagai CMS untuk Company Profile

Wah … kalau lihat judul, kelihatannya kok sudah salah. Karena WordPress sendiri adalah salah satu open source CMS. Tapi memang ada ada salah persepsi di kalangan pengembang web (tidak semuanya lho ….), bahwa CMS (atau Content Management System) adalah sistem yang dirancang secara khusus untuk manajemen isi situs. Sekarang pertanyaan yang mungkin lebih tepat, kita persempit dan pertegas sedikit menjadi: “Bisakah wordpress digunakan untuk CMS sebuah situs company profile?”

Situs Perusahaan atau Company Profile

Situs Perusahaan (kecil/menengah) kebanyakan hanya mengandung informasi mengenai produk/jasa, latar belakang organisasi, alamat/kontak, berita dan press release. Titik berat dari situs Company Profile biasanya lebih untuk memberikan image atau citra perusahaan di dunia maya. Dengan demikian isi dan desain web dirancang sedemikian rupa sehingga dapat mewakili citra perusahaan yang ingin disampaikan.

Dengan kebutuhan isi/content seperti yang disebutkan ini, kita akan lihat apakah bisa WordPress dijadikan solusi.

WordPress untuk memenuhi kebutuhan situs Perusahaan

WordPress pada dasarnya dirancang untuk keperluan blog. Hampir seluruh theme gratis yang tersedia, designnya memang ditujukan untuk keperluan blogging. Dengan theme yang seperti ini, pasti sulit diterima untuk menjadi sebuah situs company profile. Dengan demikian perlu dibuatkan theme khusus agar mewakili citra perusahaan seperti yang disebutkan di atas.

Pada dasarnya komponen WordPress sudah memenuhi keperluan sebagai CMS:

  • Page
    halaman statis atau halaman yang jarang beruabah, tapi tetap harus bisa diedit dengan mudah oleh user. Untuk situs perusahaan, mungkin harus banyak dilakukan custom design untuk halaman-halamannya.
  • Post
    Halaman dinamis, yang selalu ditambahkan dari waktu ke waktu. Cocok digunakan untuk News dan Press Release situs Perusahaan
  • Blogroll
    Daftar link, bisa digunakan untuk halaman statis (page) yang berisi link ke situs situs partner. Namun tidak digunakan pada sidebar
  • Comments dan Trackback
    Nah kalau yang ini kebanyakan harus dimatikan. Perusahaan tidak ingin menerima isi negatif secara terbuka di situsnya kan? Kalau mau kritik biasanya user disuruh mengisi formulir kontak.
  • Form Kontak
    Tidak tepat dikatakan sebagai komponen WordPress, namun kebanyakan situs blog pasti familiar dengan plugin kontak ini. Plugin ini bisa dimanfaatkan sebagai formulir untuk menghubungi.

Jadi kesimpulannya WordPress bisa digunakan untuk CMS Situs Perusahaan atau Company Profile.

Keuntungan menggunakan WordPress

  • WordPress memiliki struktur halaman yang sangat bagus. Biasanya pengembang theme mengambil struktur dasar theme (Kubrik) yang biasanya dikenali dengan baik oleh search engine
  • WordPress didukung oleh plugin-plugin yang sangat baik untuk keperluan: SEO, Google Analytics, Formulir Kontak. Jadi enggak perlu repot membuat isian khusus untuk menangani masalah ini
  • Biaya yang relatif lebih murah. Anda hanya dikenakan biaya design dan konversi design graphis ke WordPress template. Tidak ada biaya untuk pembuatan CMS (atau sering disebut back-end), karena menggunakan WordPress.
  • Dari point sebelumnya, anda bersama developer webnya, akan lebih memfokuskan diri pada isi dari situs ini. Ini keuntungan besar buat anda sebagai pemilik, karena web developer anda akan lebih fokus tanpa terlalu dibebani masalah pembuatan CMS khusus atau back-end di atas.

Kekurangan menggunakan WordPress

  • Situs semacam ini seringkali membutuhkan pengembangan “on-the-fly” (waduh istilah apa ini?). Kebanyakan halaman statis (atau page) membutuhkan custom yang spesifik, yang hanya bisa dilakukan dengan memasukan terlebih dahulu isi halaman tersebut
  • Sepertinya tidak ada masalah lain, kecuali masalah di point pertama yang agak sedikit menambah beban biaya bagi perusahaan anda :)

Catatan buat developer WordPress theme:
Jadi, buat anda, para pengembang WordPress theme (seperti saya), anda juga dapat menawarkan solusi ini bagi calon klien yang memiliki budget terbatas. Dari yang saya sudah kerjakan, banyak perusahaan kecil/menengah di USA sana yang tidak sungkan-sungkan WordPress sebagai CMS mereka.