Web Development, WordPress

Memfokuskan diri di WordPress Theme development

Sudah beberapa bulan saya memfokuskan diri untuk lebih mendalami pengembangan theme WordPress. Saya tidak ingin hanya sekedar bikin theme, tetapi mencari ‘ruang’ agar dapat menyisipkan aplikasi di dalamnya. Kurva belajarnya lumayan agak sedikit lama, mulai dari mengenali database bawaan WordPress sendiri, sampai ‘framework’ WordPress. Continue reading “Memfokuskan diri di WordPress Theme development”

Web Development

Koran regional online soreangonline.com

Keinginan dan ide berawal dari seorang teman serta rekannya yang wartawan. Kebetulan juga beberapa bulan terakhir saya lebih memfokuskan diri pada WordPress. Merasa semua pas, akhirnya kami sepakat membuat koran online yang diberi nama Soreang Online.

SoreangOnline.com

Pembuatannya sendiri lebih cenderung seperti “Development on-the-fly” (entah istilah apa lagi ini). Yang jelas, tidak ada perencanaan detail sebelumnya. Semua topik/kategori dikerjakan berbarengan dengan pengembangan theme. Dari waktu ke waktu selalu ada perubahan dan penyempurnaan. Saat ini kami masih di tengah jalan. Jadi boleh dikatakan masih belum selesai pengembangan, atau bahkan mungkin tidak akan selesai.

Bekerja dengan time frame yang tidak jelas begini, terus terang membutuhkan komitmen. Tidak semua anggota tim, full time di sini, namun profesi masing-masing menunjang untuk bekerja paruh waktu di bidang masing masing.

Buat saya pribadi, saya ingin mencoba keahlian saya di WordPress diterapkan dalam lingkungan content yang selalu berubah dan dinamis. Walaupun sebelumnya juga, membuat Jasa Raharja yang juga dibuat dalam WordPress. Semoga saja koran online ini bisa bertahan.

Web Development

$_SERVER[‘DOCUMENT_ROOT’] di IIS lama (IIS 6.0)

Ada masalah kecil dari PHP 5.2.x yang terpasang di IIS lama (yang saya gunakan IIS 6). Pada saat kita request $_SERVER[‘DOCUMENT_ROOT’], PHP ternyata tidak mengembalikan ‘value’ yang benar.

Untuk mengakalinya, kita harus menggunakan

$_SERVER['DOCUMENT_ROOT'] = substr($_SERVER['SCRIPT_FILENAME'], 0, -strlen($_SERVER['SCRIPT_NAME']));

Ini sebenarnya cuma catatan kecil pribadi. Hal ini ditemukan saat menggunakan modul Minify dimana salah satu symlinks-nya ternyata membutuhkan $_SERVER[‘DOCUMENT_ROOT’].  Sebenarnya ini sudah di handle oleh Minify sendiri dengan Minify::setDocRoot();. Namun rupanya masih belum menyelesaikan masalah. Jadi ‘terpaksa’ di tambahkan kode seperti dibawah agar minifying berjalan sempuran di PHP/IIS6.0

if ($min_documentRoot) {
$_SERVER['DOCUMENT_ROOT'] = $min_documentRoot;
} elseif (0 === stripos(PHP_OS, 'win')) {
Minify::setDocRoot(); // IIS may need help
$_SERVER['DOCUMENT_ROOT'] = substr($_SERVER['SCRIPT_FILENAME'], 0, -strlen($_SERVER['SCRIPT_NAME']));
}

Web Development

Lokalaku.com: Panduan Kota Indonesia

Sudah satu minggu lebih saya mengembangkan situs Lokalaku.com. Situs ini akan berisi Panduan Kota Indonesia (Indonesia City Guide). Selain akan menjadi panduan orang yang akan berkunjung ke kota tertentu, diharapkan akan banyak orang ikut memasukkan data mengenai kotanya masing-masing.

Dengan bantuan Daniel Siburian (sahabat yang pernah satu atap di portal Jakarta Lifestyle matamata.com), content situs ini dengan cepat terisi. Dalam hitungan satu minggu sudah berisi lebih dari seratus venue dan 5 artikel. At least, content awal sudah mulai terisi.

Di sisi lain, pas bagian saya (coding), banyak hambatan. Beberapa fitur-fitur (member, submit review, submit venue, dan fitur fitur yang akan terus bermunculan nantinya) masih mentah. Dan harus segera dibenahi. Sayangnya juga kondisi badan kurang fit hari ini.

Akhirnya, berharap mudah mudahan situs ini bisa berkembang pesat nantinya. Aamiin.

 

Web Development

The request has exceeded the allowable time limit Tag: CFLOOP, a Fusebox problem

It’s been a while that I’m not playing around with Coldfusion and Fusebox. Today, my friend ask for help to resolve the problem of “The request has exceeded the allowable time limit Tag: CFLOOP” from his server. This web application is using Fusebox 5.5 and ColdFusion 8. After extensive research on Google, no answer which can help, and seem it’s dead end.

There’s some suggestion to reinstall the ColdFusion, and indeed the problem is dissapear. But for several days, the problem is back. So it’s not a solution.

But, I think, finally I can figure out what’s the problem is …

  • Fusebox is not suggested to check “Timer Information” under debugging tools.
  • Under CF8, there’s a new tool “Server Monitor”. I think this is also a debugging tools.

So I just stop all monitoring under “Server Monitor” and …. It’s working back to normal.

I still have to wait to prove that this action is correct. But I think, I got enough with this framework. If you googling with this post title above, you can see lots pages/site failed coming from CFM websites.

I guess, from now on I have to follow Steve Nelson using “MVC alike” (not really a framework) athttp://labs.webapper.net/projects/CFCFramework/index.cfm.

Web Development

Profil Pengguna Internet Indonesia

Catatan ini mungkin lebih berguna bagi web designer atau web developer. Karena lebih berisi profil mengenai keterangan teknis mengenai pengguna internet dari Indonesia (OS, browser, search engine, dll). Data di ambil dari Google Analytic, dari sebuah situs yang sangat ramai dikunjungi, dengan jumlah pengunjung 97% lebih dari Indonesia. Continue reading “Profil Pengguna Internet Indonesia”

Web Development

Web Standard di Indonesia

W3C atau World Wide Web Consortium, bersama dengan kelompok-kelompok dan badan-badan standar, dari waktu ke waktu mengembangkan teknologi cara pembuatan dan penerjemahan isi yang berbasis web. Inilah yang di sebut ‘web standard’. Simpel ya? Ternyata tidak juga …

Standar web ini ternyata belum diikuti oleh semua pengembang web. Ini berdampak buruk bagi pemilik situs, karena pengunjungnya mungkin tidak bisa melihat website sepertinya seharusnya jika menggunakan browser yang ‘salah’. Selain itu, banyak juga pengembang yang masih belum mengenal: markup struktur dan semantik, style sheets, dan pentingnya memisahkan struktur dari presentasi.

Seberapa jauh Web Standard di Indonesia?

Trend penggunaan Web Standard di Indonesia semakin hari terlihat semakin baik. Terbukti dari banyaknya pengembang web yang mulai menawarkan CSS/XHTML dan semantic structure sebagai nilai plusnya. Walaupun kebanyakan memang dari para freelancer atau startup company yang biasanya berawal dari freelancer. Perusahaan perusahaan konsultan web besar di Indonesia, kelihatannya masih cukup lamban mengadopsi web standard ini.

Situs perguruan tinggi yang konsisten menggunakan web standard adalah www.itb.ac.id. In fact, saya sendiri tertarik dan mulai belajar menggunakan css/xhtml setelah melihat html dari situs ini. Bahkan Bruce Lawson dari www.webstandards.org sempat mewawancarai Widianto Nugroho untuk mengetahui seberapa jauh perkembangan penggunaan Web Standard di Indonesi. Hasil wawancaranya bisa dilihatdisini.

Mengenai situs milik pemerintah, saya sendiri sempat menulis di blog ini. Silahkan baca

Sampai saat ini regulasi yang dikeluarkan oleh Kominfo masih belum menetapkan atau mengharuskan situs situs ini mengikuti web standards.

Situs situs bisnis, ternyata masih juga banyak yang masih belum menggunakan Web Standard. Kesadaran pemilik situs bisnis di Indonesia masih berkutat di sebatas ‘memiliki’ website, dan belum memperhatikan kualitas dan keuntungan baiknya menggunakan web standard.

Untuk mengenali manfaat Web Standard, silahkan baca presentasi ini lebih lanjut: “The benefits of Web Standards to your visitors, your clients and you!“.

Note: Saat ini saya bekerja untuk perusahaan pengembang web, xhtmlized, dimana web standard menjadi tuntutan utama kualitas untuk setiap pekerjaan.

Web Development

Membuat Firefox 2 dan Firefox 3 berdampingan

Kemunculan Firefox 3, menambah daftar pekerjaan cross-browser-compatibility bagi web developer. Karena Firefox 3 pada instalasi standar akan menggunakan settingan Firefox 2 (sebelumnya), tentunya menjadi akan menjadi kesulitan sendiri. Berikut ini trik untuk membuat kedua versi Firefox berjalan berdampingan.

Pertama buatlah copy profil di Firefox 2 dengan cara menjalankan peritnah ini dari command line
/path/to/firefox -profilemanager -no-remote
Setelah muncul windows, buat profil baru.

Kedua, install Firefox 3 dengan menggunakan directory yang berbeda dengan Firefox 2.

Terakhir, buat shortcut agar Firefox 3 menggunakan profil yang dibuat di langkah pertama.
/path/to/firefox3 -P namaprofilbaru -no-remote

Dan sekarang kedua versi Firefox bisa berjalan bersamaan.

Celoteh, ColdFusion

Korban dari kontak form

Hari ini saya menerima email dari webmaster situs pemudahanura.org, sebagai balasan dari komentar dari kontak form yang ada di situs tersebut. Sayang sekali, saya tidak merasa melakukan hal tersebut. Bahkan sampai saat ini, saya tidak tertarik untuk mengikuti (atau mendukung) organisasi partai manapun.

Berikut cuplikan email per komentar di kontak form:

Ini adalah e-mail informasi melalui http://www.pemudahanura.org/ dari:
hadi

PARTAI HANURA …. dst

Ini salah satu contoh, bagaimana sebuah kontak form disalahgunakan oleh seseorang yang tidak berani mengatas-namakan dirinya.

Celoteh, Web Development

Situs Depkominfo di deface, blogger ikut dituduh!

Usai saya membaca berita Roy Suryo: Pelakunya ‘Mereka’! Tunggu Aksi Saya, saya agak tertegun dengan ancaman yang dilayangkan Roy Suryo bagi para blogger (yang dikatakan sebagai blogger yang selalu bertindak negatif). Bagaimana mungkin menyama-ratakan blogger dengan hacker?

Blogger yang dimaksud Roy Suryo tentunya adalah orang yang nge-blog. Blog sendiri adalah sebuah catatan harian yang bersifat pribadi, yang isinya bisa berupa catatan harian, komentar, kritik dan lain-lain, dari orang yang menulis blog tersebut. Adalah hal yang aneh bagi saya, jika Roy Suryo kemudian menuduh blogger melakukan deface situs Depkominfo. Menurut saya, mayoritas orang yang ngeblog, bukan pakar TI yang sanggup mendeface situs, apalagi situs sekelas Depkominfo (yang notabene banyak orang TI-nya). Tuduhan ini sangat membabi-buta, dan bahkan akhirnya saya jadi benar-benar tidak mengerti apa maksud “blogger yang bertindak negatif” seperti yang dikatakan Roy Suryo tersebut.

Di sisi lain, mungkin Roy Suryo lebih tepat menuduh kelompok Hacker saja. Kalau kebetulan hacker tersebut mempunyai blog, bukan berarti menuduh kelompok blogger. Menurut wiki lagi, hacker disini artinya seseorang (karena biasanya pelaku hacker adalah perseorangan, bukan jamaah) yang berhasil menembus sebuah sistem komputer dan sistem keamanan jaringan.

Jadi carilah pelaku kriminalnya. Ada hikmah tersendiri bagi yang di hack (note: server server saya pernah dihack berkali-kali) untuk selalu mengawasi dan menjaga sistemnya. Ancamannya bukan cuma orang lokal kok, karena server kita ini terbuka ke seluruh dunia.

Doh!