Korban dari kontak form

Hari ini saya menerima email dari webmaster situs pemudahanura.org, sebagai balasan dari komentar dari kontak form yang ada di situs tersebut. Sayang sekali, saya tidak merasa melakukan hal tersebut. Bahkan sampai saat ini, saya tidak tertarik untuk mengikuti (atau mendukung) organisasi partai manapun.

Berikut cuplikan email per komentar di kontak form:

Ini adalah e-mail informasi melalui http://www.pemudahanura.org/ dari:
hadi

PARTAI HANURA …. dst

Ini salah satu contoh, bagaimana sebuah kontak form disalahgunakan oleh seseorang yang tidak berani mengatas-namakan dirinya.

Komponen gratis penting untuk ColdFusion

Baru berkunjung salah satu sumber penting component bagi programmer ColdFusion yaitu IntraFoundation. Disitus ini kita bisa dapatkan component CFX_ freeware yang cukup banyak. Ada beberapa yang berbayar.

Yang paling menarik (dan ternyata berbayar) adalah CFX_PayPalAPI. Komponen agar situs kita dapat melakukan transaksi PayPal. Nah jika situs anda memang menginginkan pembayaran PayPal, komponen ini layak dicoba.

Jukka Manner dengan komponen CFX_Image untuk memanipulasi gambar. Versi sekarang ini adalah 1.4.9 dan layak untuk diaplikasikan pada server anda. Selain itu Jukka juga memiliki komponen lain CFX_OpenImage, hasil modifikasi source ImageMagick, sebuah komponen image freeware.

Tmt_img. Komponen CFC untuk memanipulasi gambar. Dengan demikian secara otomatis anda harus menggunakannya dengan ColdFusion MX 6.1 ke atas.

Adobe ColdFusion! Jawaban kekhawatiran.

Ada jawaban kekhawatiran saya di blog sebelumnya. Simon Hortwith dari CFDJ berhasil mewawancarai Dave Mendels, pendiri Allaire and karyawan Macromedia, sekarang Senior Vice President dari unit bisnis baru Adobe: Enterprise and Developer Solutions Business Unit.

Jika anda tertarik, berikut ini hasil lengkap wawancara dengan Dave Mendels http://cfdj.sys-con.com/read/161456.htm.

Adobe ColdFusion! Sebuah kekhawatiran.

Berkunjung terakhir ke www.macromedia.com, logo Adobe sudah resmi ada di atasnya beserta tulisan “formerly macromedia”. Ada beberapa yang khawatir bahwa akuisisi ini akan mempengaruhi kualitas produk eks macromedia di masa mendatang. Ini mengingat produk Adobe sebelumnya hanya terfokus pada media yang kurang melibatkan developer. Di sisi lain, macromedia sangat tergantung pada banyaknya developer yang menggunakan produk mereka, seperti Flash, ColdFusion dan banyak produk lainnya.

Sebagai pengguna ColdFusion, saya sendiri agak khawatir, dan sangat berbeda dengan waktu Allaire di akuisisi oleh Macromedia. Kekhawatiran ini sebenarnya agak tertutupi karena teknologi ColdFusion yang terakhir sudah sangat mature dan mungkin tidak terlalu membutuhkan banyak perubahan. Teknologi ColdFusion sekarang hanya diharapkan (my wish list) dapat diintegrasikan pada semua server J2EE, seperti pada progress terakhir. Dengan ini, ColdFusion yang notabene berharga mahal tentu akan menjadi worthed bagi developer seperti saya.

Masih ada hal yang menutupi kekhawatiran saya ini. Andaikata ‘Adobe ColdFusion’ tidak berkembang semestinya, toh masih ada alternatif lain yaitu BlueDragon, yang sama-sama menggunakan tag ColdFusion.

coldfusion.web.id mati hari ini

Hari ini aku dapat email dari IDNIC, sang penguasa domain Indonesia, menyatakan bahwa domain coldfusion.web.id memasuki tahapan “Pre Recycle”. (bahasa indonesia pre-recycle apaan yah? “Pra Pendauran Ulang”… hehehe.) Karena tidak melakukan pembayaran.

Trus aku cek di http:www.idnic.net/Info/billing.php mengenai status coldfusion dan hasilnya ini :

Domain : coldfusion.web.id
Periode Aktifasi Status Pembayaran

  • 11 Agustus 2001 – 11 Agustus 2002 Sudah bayar
  • 11 Agustus 2003 – 11 Agustus 2004 Belum bayar
  • 11 Agustus 2004 – 11 Agustus 2005 Sudah bayar
  • 11 Agustus 2002 – 11 Agustus 2003 Sudah bayar

Bingung dan bengong juga nih. Ternyata perioda 2003 – 2004 Belum bayar. Perioda 2004-2005 sudah bayar. Agak lucu. Dimana mana kalau bayar FIFO dong (First In First Out). Mau dicariin lagi bukti pembayaran, ntah dimana. Tapi ini bukti pengelolaan domain idnic emang enggak (atau belum) profesional.

Ada beberapa point ‘susah’ nya IDNIC saat ini.

  • Susah kalau mau daftar. Kalau orang awam, pasti akan kebingungan dalam mendaftar.
  • Susah juga kalau mau merubah data.
  • Susah ngecek status pembayaran. Yang ada hanya ‘sudah bayar’, tanpa informasi tambahan lain. Apa karena ini menggunakan transfer Bank kali ya. Padahal kan bisa aja bikin membership.
  • Susah nyari bantuan kalau lagi punya masalah dengan domain.
  • Susah dapat approval dari TLD administrator. Kadang ada yang langsung, kadang ada yang ngaret berhari-hari. Contoh pendaftaran domain sch.id sudah register dari tanggal 25 oktober 2004, status tetep sama. Udah diemailin. Mungkin administratornya lagi ke luar negeri, atau pulang kampung buat lebaran, atau kemana sih administrator TLD sch.id?
  • Susah kalau mau protes. Karena di awal udah dikasih tahu, anda harus mengerti betul dengan peraturan yang berlaku. Di milis bisa ngotot-ngototan sama admin, karena aturan ketat. Contoh igos.go.id. Padahal registrasiin aja dulu. Entar juga bisa dicopot lagi. Kan ‘penguasa’ hehehe.
  • Susah senang … terpaksa dipake. Habis domain .com nya udah diambil orang atau client emang pengen ngambil kedua-duanya.

Pake manusia emang sangat bagus kontrolnya. Tapi kadang-kadang admin seperti mesin. Nah ini yang repot. Mungkin sebagai lembaga (atau badan atau apa nih masuknya), IDNIC tidak dapat diperintah oleh siapapun baik itu pemerintah atau APJII.

Ganjelan terakhir, hari ini email datang, hari ini juga coldfusion.web.id mati. Kok gak ada grace period ya. Suruh bayar dalam jangka waktu 1 minggu gitu. Apa gak dicomplain sama domain-domain co.id tuh. Mas Budi gimana nih?

Terakhir, ya udahlah. Protes juga kan tadi udah dibilang di point susah, … percuma. Kok jadi repot. Ntar kalau ada duit bayar. Kalau enggak ada ya udah, paling diomelin sama member. Habis gak ada yang sponsorin, kecuali di kasih hosting gratis sama www.semanggi.net.