ColdFusion Framework
Ada beberapa framework pengembangan aplikasi web ColdFusion saat ini. Sebenarnya juga banyak yang kurang populer bermunculan setelah Fusebox pertama kali diperkenalkan.
Ada beberapa framework pengembangan aplikasi web ColdFusion saat ini. Sebenarnya juga banyak yang kurang populer bermunculan setelah Fusebox pertama kali diperkenalkan.
I am the big fan of Fusebox 3.0 framework with all simplicity and easy to learn. I always thinking that if I am using Fusebox 3.0, I am able to create application which not only depend to ColdFusion MX, but also can running it in ColdFusion 5.0.
But somehow today, I spend lots of hours to learn the Fusebox 4.1. Indeed, it is harder to learning it than the previous version, but it’s worth it! I feel the world is changing. Read the rest of this entry »
Baru berkunjung salah satu sumber penting component bagi programmer ColdFusion yaitu IntraFoundation. Disitus ini kita bisa dapatkan component CFX_ freeware yang cukup banyak. Ada beberapa yang berbayar.
Yang paling menarik (dan ternyata berbayar) adalah CFX_PayPalAPI. Komponen agar situs kita dapat melakukan transaksi PayPal. Nah jika situs anda memang menginginkan pembayaran PayPal, komponen ini layak dicoba.
Jukka Manner dengan komponen CFX_Image untuk memanipulasi gambar. Versi sekarang ini adalah 1.4.9 dan layak untuk diaplikasikan pada server anda. Selain itu Jukka juga memiliki komponen lain CFX_OpenImage, hasil modifikasi source ImageMagick, sebuah komponen image freeware.
Tmt_img. Komponen CFC untuk memanipulasi gambar. Dengan demikian secara otomatis anda harus menggunakannya dengan ColdFusion MX 6.1 ke atas.
Ada jawaban kekhawatiran saya di blog sebelumnya. Simon Hortwith dari CFDJ berhasil mewawancarai Dave Mendels, pendiri Allaire and karyawan Macromedia, sekarang Senior Vice President dari unit bisnis baru Adobe: Enterprise and Developer Solutions Business Unit.
Jika anda tertarik, berikut ini hasil lengkap wawancara dengan Dave Mendels http://cfdj.sys-con.com/read/161456.htm.
Berkunjung terakhir ke www.macromedia.com, logo Adobe sudah resmi ada di atasnya beserta tulisan “formerly macromedia”. Ada beberapa yang khawatir bahwa akuisisi ini akan mempengaruhi kualitas produk eks macromedia di masa mendatang. Ini mengingat produk Adobe sebelumnya hanya terfokus pada media yang kurang melibatkan developer. Di sisi lain, macromedia sangat tergantung pada banyaknya developer yang menggunakan produk mereka, seperti Flash, ColdFusion dan banyak produk lainnya.
Sebagai pengguna ColdFusion, saya sendiri agak khawatir, dan sangat berbeda dengan waktu Allaire di akuisisi oleh Macromedia. Kekhawatiran ini sebenarnya agak tertutupi karena teknologi ColdFusion yang terakhir sudah sangat mature dan mungkin tidak terlalu membutuhkan banyak perubahan. Teknologi ColdFusion sekarang hanya diharapkan (my wish list) dapat diintegrasikan pada semua server J2EE, seperti pada progress terakhir. Dengan ini, ColdFusion yang notabene berharga mahal tentu akan menjadi worthed bagi developer seperti saya.
Masih ada hal yang menutupi kekhawatiran saya ini. Andaikata ‘Adobe ColdFusion’ tidak berkembang semestinya, toh masih ada alternatif lain yaitu BlueDragon, yang sama-sama menggunakan tag ColdFusion.
ColdFusion hari ini merayakan ulang tahunnya ke 10. Terima kasih ke founder ColdFusion, JJ dan Jeremy Allaire .
Walaupun saya baru menggunakan ColdFusion pada versi 4.5, tapi saya sangat “menikmati” bahasa pemrograman unik, karena cukup mudah dan sederhana.
Pemrograman ala tag ini memang sangat cepat dipelajari. Belakangan bahkan ketahuan pemrograman model tag ternyata digunakan pada JSP untuk membuat suatu fungsi. Oleh karena itu, porting ColdFusion ke engine Java bukan merupakan hal yang luar biasa, karena tagnya sudah sangat JSP sekali.
Jika dirunut perkembangan ColdFusion sebagai berikut:
Setelah berpindah tangan terus, dari Allaire –> Macromedia –> Adobe, ColdFusion kelihatannya akan menemukan tempat tersendiri.
Happy Anniversary ColdFusion! We love you!
ColdFusion MX akan support BEA Weblogic, IBM WebSphere 5.0 dan Sun One Application Server 7. Ini mengingat Jrun, produk macromedia yang serupa (J2EE, red.), tidak sepopuler ketiga produk diatas.
Macromedia baru saja merilis ColdFusion MX 7, yang diklaim lebih cepat dan lebih mudah. Silahkan cek tulisan saya tentang versi terbaru ini di coldfusion.web.id untuk kelebihan produk baru ini.
Most of all, saya punya kesempatan menguji produk terbaru ini dari salah seorang rekan saya, Ben. I’ll tell you my experience later, in this blog. Just visit often. Will you?
Hari ini aku dapat email dari IDNIC, sang penguasa domain Indonesia, menyatakan bahwa domain coldfusion.web.id memasuki tahapan “Pre Recycle”. (bahasa indonesia pre-recycle apaan yah? “Pra Pendauran Ulang”… hehehe.) Karena tidak melakukan pembayaran.
Trus aku cek di http:www.idnic.net/Info/billing.php mengenai status coldfusion dan hasilnya ini :
Domain : coldfusion.web.id
Periode Aktifasi Status Pembayaran
Bingung dan bengong juga nih. Ternyata perioda 2003 - 2004 Belum bayar. Perioda 2004-2005 sudah bayar. Agak lucu. Dimana mana kalau bayar FIFO dong (First In First Out). Mau dicariin lagi bukti pembayaran, ntah dimana. Tapi ini bukti pengelolaan domain idnic emang enggak (atau belum) profesional.
Ada beberapa point ’susah’ nya IDNIC saat ini.
Pake manusia emang sangat bagus kontrolnya. Tapi kadang-kadang admin seperti mesin. Nah ini yang repot. Mungkin sebagai lembaga (atau badan atau apa nih masuknya), IDNIC tidak dapat diperintah oleh siapapun baik itu pemerintah atau APJII.
Ganjelan terakhir, hari ini email datang, hari ini juga coldfusion.web.id mati. Kok gak ada grace period ya. Suruh bayar dalam jangka waktu 1 minggu gitu. Apa gak dicomplain sama domain-domain co.id tuh. Mas Budi gimana nih?
Terakhir, ya udahlah. Protes juga kan tadi udah dibilang di point susah, … percuma. Kok jadi repot. Ntar kalau ada duit bayar. Kalau enggak ada ya udah, paling diomelin sama member. Habis gak ada yang sponsorin, kecuali di kasih hosting gratis sama www.semanggi.net.