Another fraud: Pembayaran transfer bank cara teraman?

Credit Card sudah lama jadi fraud cara pembayaran di Internet. Orang berfikir, cara transfer merupakan cara teraman untuk melindungi si penjual barang. Ternyata, tidak juga aman dari kelihaian para maling.

Salah satu usaha Parcell sempat mengalami hal ini baru-baru ini. Ceritanya ada sesorang memesan parcell (berupa HP) senilai 8 juta. Pembayaran di transfer melalui bank. Dan kebetulan antar bank jadinya, yang membutuhkan waktu sampai benar-benar mengetahui uangnya sudah masuk ke rekening yang dituju. Tapi bukti transfer sudah di fax dan senilai 8 juta.

Pagi harinya (jam 6), sang pemesan datang sambil bilang harus buru-buru mengambil barangnya karena mau terbang, jadi enggak sempat nunggu barangnya di antar. Dia tunjukkan bukti transfer aslinya. Karena kantor belum buka, jadi Satpam yang menyerahkan barang itu karena melihat bukti transfer. Siangnya, sang pemilik usaha kaget, karena ternyata uang yang masuk hanya sebesar Rp. 50 ribu (minimum transfer). Itu artinya bukti transfer telah dimanipulasi sedemikian rupa agar menjadi Rp. 8 juta.

Jadi hati-hati, jika toko online anda menerima pembayaran lewat transfer. Selalu pastikan bahwa uang tersebut sudah diterima di bank, sebelum anda menyerahkan barang tersebut.


One Response to “Another fraud: Pembayaran transfer bank cara teraman?”

  1. 1
    andika Says:

    Waduh, kok bisa sampe segitunya ? emang ga bisa di cek di internet ????

    SALAM

Leave a Reply


  • Pendukung Situs