ColdFusion hari ini merayakan ulang tahunnya ke 10. Terima kasih ke founder ColdFusion, JJ dan Jeremy Allaire .
Walaupun saya baru menggunakan ColdFusion pada versi 4.5, tapi saya sangat “menikmati” bahasa pemrograman unik, karena cukup mudah dan sederhana.
Pemrograman ala tag ini memang sangat cepat dipelajari. Belakangan bahkan ketahuan pemrograman model tag ternyata digunakan pada JSP untuk membuat suatu fungsi. Oleh karena itu, porting ColdFusion ke engine Java bukan merupakan hal yang luar biasa, karena tagnya sudah sangat JSP sekali.
Jika dirunut perkembangan ColdFusion sebagai berikut:
- ColdFusion 1 sampai 4, masih belum pakai. Jadi no comment.
- ColdFusion 4.5. Versi ini sudah stabil dan masih berbasis C.
- ColdFusion 5.0, merupakan hasil tweaking dari 4.5. Jauh lebih cepat. Sampai sekarang masih menggunakan ini karena secara arsitektur enggak berubah banyak sampai yang terakhir.
- ColdFusion MX (6.1). Porting system dari C ke java. Karena tag CF ternyata mirip dengan pembuatan Tag Fungsi di JSP.
- ColdFusion MX 7.0. Perbaikan MX, dan ditambah features reporting (flash paper/PDF) dan SMS. Satu lagi, code kita bisa di compile dan di porting ke aplikasi server berbasis J2EE. Jadi code CFML gak kelihatan sama sekali. Ini jawaban dari tantangan BlueDragon (server CFML sejenis), yang sudah lebih dulu membuat compiler.
Setelah berpindah tangan terus, dari Allaire –> Macromedia –> Adobe, ColdFusion kelihatannya akan menemukan tempat tersendiri.
Happy Anniversary ColdFusion! We love you!
Tags: ColdFusion, Web Development
May 15th, 2009 at 4:15 pm
Bull shit..!!!!!
webnya aja pake wordpress….
sok omong cold fusion lo!!!!
May 15th, 2009 at 4:48 pm
@JackStarr
Kalau buat nge-blog, wordpress paling pas …
February 3rd, 2011 at 12:31 pm
Dear hadi,
jaman kuliah aku dah nyoba cfm,asik. Dulu masih allaire n trkhr di macromedia. Cm saat ini stlh versi 7,8, mpe 9 .syntax nya jd rumit, n kelewat mahal lisensi nya. Walopun fungsi2 nya tmbh mantab,tp susah jika mesti dibandingkan dg yg free GPL seperti php. Kan orang kita lbh suka yg gratisan. .nah ditambah lg adobe sepertinya ngga trlalu mendukung perkmbgn cfm di indnesia.trbukti jrg kita liat adanya pelatihan,training disini.bahkan sama skali. .
Real nya, perusahaan di indonsia jrg yg pake ni bahasa. Paling yg prushn luar tp invst di sini. Cth: freeport, caltex dn bbrp prshn tambang intrnsional. Yang lokal trkhr aku liat yaitu kompas.com tp lantas pake asp.net
andaikan saja,ada training expert rutin di indonesia ttg produk adobe tuk web dvlopment,spt: coldfusion,flex,actionscript, dll ,mgkn ceritanya akan lain.
Skrg aku lg blajar python, yg agak mudah masuk otak. Juga ttp cfm jg, tp versi free aja. Pake railo ato openbd
salam knl bro. .mgkn someday kita bs buat wadah komunitas pecinta coldfusion indonsia.